Senin, 27 Mei 2013

Cara merawat ayam bangkok harian

Cara merawat ayam bangkok harian




Sekalipun ayam bangkok tidak diambil hasil telur dan dagingnya, peternak tidak boleh bermalas-malasan saja. Beternak dalam komoditas apapun harus tetap dijalankan dengan tekun, rajin dan teliti. Karena ayam bangkok memiliki nilai ekonomis yang tinggi, maka peternak perlu melaksanakan berbagai kegiatan untuk mendukung usaha budidaya yang tengah dijalankan ini. Kegitan sehari-hari yang perlu dijalankan adalah:
Melatih dan merawat calon pejantan supaya mempunyai kondisi dan bentuk tubuh yang prima.
Mempersiapkan ayam betina sebagai calon induk yang kelak dapat menghasilkan keturunan yang bermutu.
Memberi pakan, air minum dan kontrol kesehatan.
Mencegah gangguan binatang liar seperti ular, tikus, musang , burung, serangga dan sebagainya. Binatang-binatang liar tersebut seringkali membawa kuman-kuman dan menyebarkan wabah penyakit pada ayam.
Peternak secara rutin perlu mengawasi kesehatan ayam yang sedang dipeliharanya satu per satu. Bila ada ayam yang lesu, peternak harus segera mengambil tindakan untuk mencegah bahaya penyakit yang mungkin menyerang ayam tersebut. Bila perlu ayam yang menunjukkan gejala lesu dan hilang nafsu makan itu dipindahkan untuk sementara waktu ke kandang lain dan diberikan pengobatan seperlunya. Jika sudah sembuh, ia dapat dimasukkan lagi ke dalam kandang.
Membuat catatan harian mengenai jumlah pemberian pakan, obat, vaksin dan sebagainya. Hal ini penting untuk mengetahui besarnya biaya pemeliharaan setiap hari

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar