Senin, 27 Mei 2013

MEMILIH SISIK AYAM PETARUNG

MEMILIH SISIK AYAM PETARUNG ,,,,

MEMILIH SISIK
Dalam memilih sisik ayam aduan kita harus jeli, karena dari sisik
kita akan tahu model pukul dari ayam yang akan kita pilih.
Sebagai contoh :
1. Sisik Nogo Temurun.
Ciri–cirinya, sisik bagian belakang kaki ayam kanan dan kiri
menghadap ke bawah.
Khasiat dari sisik ini, biasanya ayam kalau dipukul balesannya akan
lebih sakit.
2. Sisik Batu Rantai
Di beberapa daerah sering disebut sisik buaya.
Ciri–cirinya bagian bawah jari–jari ayam ada sisiknya. Sisik
tersebut berderet ke belakang.
Keistimewaan dari ayam sisik batu rantai pukulannya panas. Tapi ada
mitos dari mbah–mbah kita dulu kalau ngaduin ayam tersebut jangan
dibawah pohon bambu, kalau kita aduin dibawah pohon bambu
keistimewaanya akan hilang.
3. Sisik Batu Lapak.
Sisik model ini yang paling ditakuti dalam dunia perayaman, dan
sangat jarang ditemui karena ayam model begini adalah
ayam tiban, hanya orang – orang tertentu saja yang bisa merawat ayam
tersebut.
Model sisik begini tidak butuh waktu lama untuk mengalahkan musuhnya. Menurut orang tua dulu ayam dengan sisik begini jika ngelangkahin musuhnya, musuh langsung lemes.
Ciri–ciri ayam batu lapak adalah ditelapak kakinya terdapat sisik.

4. Sisik Keleng ( Ubet )
Hati–ati dalam memlilih sisik ayam ubet / keleng, tergantung dari
kelengnya. Biasanya ayam kalau keleng sebelah menangnya cuma sekali
pas pertama ngadu saja. Tapi kalau kita jeli memilihnya justru yang
keleng sebelah tersebut yang menangnya akan terus menerus. Keleng
sebelah dengan sisik pecah di jari nomor dua pas ditengah - tengah
jari.
Ayam yang jarinya dan sisiknya seperti tersebut diatas biasanya
menangan.
Kemudian untuk keleng pas di jalu kanan dan jalu kiri biasanya ayam
tersebut jalunya super. Ayam keleng biasanya bisa ditandai dengan
pukulnya. Ayam keleng mempunyai dosis pukul diatas rata – rata. Pasti
pukulnya gedhe. Tapi kalau nggak bisa pilih sebaiknya hindari ayam
keleng sebelah.

5. Sisik Keleng Dua Satu.
Biasanya ayam model ini, ayam model jagal tipenya hampir sama dengan
ayam brumbun madu keleng disebelah kiri kakinya. Ayam model begini
jalunya super.
Ciri – cirinya adalah ada sisik keleng satu disatu kakinya dan dua di
kaki lainnya. Kanan yang satu atau kiri yang satu tidak ada masalah
yang penting kelengnya dua satu.

6. Sisik Selip Sebelah,
Ayam model ini ciri – cirinya adalah ada sisik selip disebelah kiri
atau kanan kakinya. Ayam sisik selip ini biasanya akan kena matanya.
Makanya hindari untuk tidak memilih ayam yang model sisiknya seperti
tersebut diatas.

7. Sisik Selip Sejajar Jalu Kiri dan Kanan.
Ayam model begini mempunyai sisik selip pas dijalu kanan kiri.
Biasanya ayam ini ayam pukul jalu. Kalau bisa jangan diaduin sebelum
jalunya panjang.

8. Sisik Pukul Mati.
Model ayam ini yang susah dicari. Ciri–ciri sisiknya adalah sebagai
berikut :
Di jari kedua kaki kiri ada sisik pecahnya, atau sisk selipnya. Tapi
biasanya ayam darah membunuhnya kuat jika dipasangkan di ayam yang
mempunyai warna bulu merah. Sejelek apapun mainnya ayam yang
mempunyai sisik seperti diatas mempunyai dosis pukul mati. Tapi hati–hati terhadap ayam model ini, karena ayam model begini jarang yang
mainnya bagus. Dia hanya mengandalkan pukul jalunya. Biasanya ayam –
ayam model begini kebanyakan ditemukan di pasar–pasar, karena
anggapannya ayam tersebut tidak bisa dipakai dan diapkir karena
mainnya sangat jelek. Ayam model ini tidak akan ada artinya kalau
masih muda dan nggak ada jalunya, karena dia hanya ngandelin pukul
jalu. Makanya biasanya orang–orang akan buang ayam tersebut karena
dianggap nggak ada artinya. Seperti sudah saya jelaskan diatas ayam
model ini jarang yang mainnya bagus.

9. Sisik Pecah Semua.
Saya belum pernah buktiin ya, tapi konon ayam model ini pukul berat.
Kenapa saya bicara ini karena saya belum pernah punya ayam model
seperti tersebut diatas.
Dan masih banyak model sisik yang lain, lain waktu kita bahas.
Sebagai contoh Sisik Beras Wutah, Pancuran Mas, dll.
" ciri ciri katuranggan ayam bangkok yang bagus secara umum "

Nama-nama Katuranggan Ayam bangkok bagus Secara Umum Diantaranya :
Ayam Kinantan Putih: Bila ayam ber'ules putih bersih (tembus paruh, mata, kaki) kelebihan Ayam Kinantan Putih : membawa keberuntungan dalam perniagaan, sebagai ayam tolak bala penyakit, ataupun juga guna-guna dari ilmu hitam.
Gagak Limang : Bila ayam ber'ules jragem (bulu warna hitam kilap) dengan bulu sayap tumbuh dobel sedangkan pada bentuk sayapnya menyilang menyerupai gunting. Kelebihan Ayam Gagak Limang : Ayam menangan.
Geger Karang : Apabila bagian sayap ayam paling ujung terdapat 1 bulu warna putih. Kelebihan Ayam Geger Karang : Ayam ulet dan tidak mudah menyerah.
Songgo Bumi : Apabila posisi tidur ayam lehernya diselonjorkan lurus kedepan menyentuh tanah. Kelebihan Ayam Songgo Bumi : Ayam mempunyai pola tarung mengunci lawan, tahan pukul, dan mental tarung yang bagus.
Pancuran Emas : Apabila ayam memiliki sisik kaki pada bagian kanan maupun kiri tersusun rapi. Kelebihan Ayam Pancuran Emas : Terhindar dari sial.
Gembolo Geni : Apabila jalu pada kaki ayam kanan kiri tumbuhnya satu saja dan ber'ules kelabu kemerahan dengan sisik kaki warna putih.
Bima Kurda : Apabila pada bagian dada tumbuh bulu-bulu lebar. Kelebihan Bima Kurda : mempunyai wibawa yang bagus dan menangan.
Kadal Meteng : Bila kedua jari tengah ayam terlihat seperti bengkak (bukan bubulan).
Tunggak Alingan : Bila ayam jalannya jinjit jari belakang tidak menyentuh tanah saat jalan.
Basunanda : Apabila ayam memiliki kaki berwarna kelabu kehitaman.
Begananda : Bila ayam memiliki kaki berwarna kuning kemerahan.
Mas Tinuruh : Bila ayam memiliki bulu warna putih kehijauan dengan kaki berwarna kuning.
Mas Sinagling : Bila ayam memiliki bulu warna putih kehijauan dengan kaki berwarna kuning mencolok.
Kopek & Kopyor : Kopek adalah ayam yang pukulannya membutakan mata lawan, sedangkan Kopyor adalah ayam yang penampilannya membuat musuh gemetar.

Masalah dalam beternak ayam aduan bangkok

Masalah dalam beternak ayam aduan bangkok


Ayam aduan bangkok memang sangat digemari oleh semua kalangan dari atas sampai bawah. dan banyak pula para peternak ayam aduan bangkok ini di seluruh pelosok nusantara. dalam beternak ayam bangkok disamping sebagai usaha sambilan yang menjanjikan, juga merupakan suatu hobi tersendiri bagi para penggemarnya. akan tetapi, dalam proses pemeliharaanya, apabila pakan yang diberikan tidak sesuai dengan proporsionalitas, maka akan berdampak pada pertumbuhan ayam aduan bangkok tersebut.

Beberapa masalah yang sering ditemui dalam beternak ayam aduan bangkok antara lain :

Gangguan pertama yg umum adalah bengkoknya tulang dada. banyak bebotoh beranggapan ayam muda tidur di tangkringan akan membuat tulang dada bengkok. pendapat ini tidak dijamin 100% kebenarannya, karena membengkoknya tulang dada akibat kekurangan mineral.
Problem berikutnya dalam masa pertumbuhan adalah Kanibalisme,disebabkan kekurangan mineral. pertumbuhan yang cepat memaksa anak ayam untuk mencari mineral tambahan dengan mematuk bulu saudaranya. untuk menghindari kondisi tersebut anak ayam umur 2 minggu dipisah dari induknya dan dimasukkan kedalam kandang kawat dengan ukuran 80 cm X 80 cm ,serta dipasang lampu pemanas. pada 3 minggu pertama gunakan pakan/ fur yang digerus halus, bila kanibalisme sudah mulai muncul tambahkan untuk tiap kilogram pakan 2 sendok mineral dan setengah sendok teh garam dapur. pemberian garam yang berlebihan akan membuat kotoran anak ayam yang sedikit cair,anda dapat mengatur dengan mengira-ngira kebutuhan ayam anda supaya tidak kanibal dan mempunyai kotoran yang tidak cair. setelah melewati dari minggu ke-3 anda boleh memberi pakan/ fur tanpa digerus.
Ayam terlalu cepat besar, badan lembek, otot gemuk berlemak, dan kaki menjadi lemah.untuk menghindari masalah seperti ini setelah anak ayam berumur 2 bulan sebaiknya ayam sudah mulai dilepas. jangan satukan anak ayam dengan umur yang berbeda hal ini akan membuat kompetisi dalam mendapatkan makanan, otomatis ayam yang lebih kecil akan menjadi kerdil karena kurang makan. pakan yang digunakan mulai dari 2-10 bulan energi rendah, protein yang tidak terlalu tinggi. untuk mencapai pertumbuhan yang ideal bagi ayam aduan, otot tanpa lemak, dan tulangan yang sempurna. pakan yang mudah didapat adalah campuran 60% pakan grower petelur dan 40 % katul dan tambahkan garam 0,5% dan mineral 3 % dari jumlah katul. juga sediakan kulit kerang yang sudah ditumbuk .untuk daerah yg cukup dingin, anda dapat merubah 70% grower petelur dan 30% katul, jangan lupa garam dan mineral.
Masalah selanjutnya, peternak teburu-buru mengganti menu makanan ayam sebelum umur 10 bulan. apabila lancuran sudah diberi makan gabah, beras merah atau jagung sebelum umur 10 bulan, maka pertumbuhan tulang terhambat, terutama besar fisiknya, ketebalan dan kekuatan tulang berkurang. tinggi maksimal bisa dicapai dan mungkin tidak. hal ini dikarenakan kadar protein dan mineral pada gabah, beras merah dan jagung tidak cukup memenuhi kebutuhan ayam lancuran.

Cara merawat ayam bangkok harian

Cara merawat ayam bangkok harian




Sekalipun ayam bangkok tidak diambil hasil telur dan dagingnya, peternak tidak boleh bermalas-malasan saja. Beternak dalam komoditas apapun harus tetap dijalankan dengan tekun, rajin dan teliti. Karena ayam bangkok memiliki nilai ekonomis yang tinggi, maka peternak perlu melaksanakan berbagai kegiatan untuk mendukung usaha budidaya yang tengah dijalankan ini. Kegitan sehari-hari yang perlu dijalankan adalah:
Melatih dan merawat calon pejantan supaya mempunyai kondisi dan bentuk tubuh yang prima.
Mempersiapkan ayam betina sebagai calon induk yang kelak dapat menghasilkan keturunan yang bermutu.
Memberi pakan, air minum dan kontrol kesehatan.
Mencegah gangguan binatang liar seperti ular, tikus, musang , burung, serangga dan sebagainya. Binatang-binatang liar tersebut seringkali membawa kuman-kuman dan menyebarkan wabah penyakit pada ayam.
Peternak secara rutin perlu mengawasi kesehatan ayam yang sedang dipeliharanya satu per satu. Bila ada ayam yang lesu, peternak harus segera mengambil tindakan untuk mencegah bahaya penyakit yang mungkin menyerang ayam tersebut. Bila perlu ayam yang menunjukkan gejala lesu dan hilang nafsu makan itu dipindahkan untuk sementara waktu ke kandang lain dan diberikan pengobatan seperlunya. Jika sudah sembuh, ia dapat dimasukkan lagi ke dalam kandang.
Membuat catatan harian mengenai jumlah pemberian pakan, obat, vaksin dan sebagainya. Hal ini penting untuk mengetahui besarnya biaya pemeliharaan setiap hari
MELATIH OTOT LEHER AYAM ADUAN BANGKOK !!

Melatih otot leher ayam bangkok aduan supaya menjadi kuat perlu dibina dan diberlakukan dengan latihan secara rutin. cara yang dapat dilakukan adalah dengan cara memegang bagian depan & bagian belakang dari tubuh ayam bangkok dengan kedua pergelangan tangan. bagian paha tertumpu pada pergelangan tangan kiri, sedangkan pergelangan kanan untuk menumpu leher. dalam posisi jongkok, kita gerakkan kedua pergelangan tangan tersebut ke depan, belakang, kiri & ke kanan.

Apabila diberlakukan hal tersebut, ayam bangkok aduan akan mengikuti arah gerakan tangan kita. ayam bangkok yg sudah terbiasa dengan latihan "senam leher" seperti ini akan memiliki leher dengan susunan otot yangg lebih kuat dan rapat . latihan senam semacam ini juga bisa berguna untuk memperkuat otot-otot bagian kaki, karena bagian ini secara alamiah akan bergerak aktif juga.

Pada tahap awal latihan dapat dilakukan latihan selama 2 menit terlebih dahulu sebagai tahap pemanasan agar mencegah dari kram otot. setelah seminggu kemudian barulah ditingkatkan menjadi 3-4 menit. apabila ayam sudah terbiasa dengan latihan ini, untuk fase yang selanjutnya dilakukan secara rutin selama 5 menit setiap hari.

Jenis leher ayam bangkok aduan yang bagus sebenarnya dapat dideteksi dengan cara memegang lehernya. struktur leher yang baik sebenarnya lentur, akan tetapi ruas tulang leher rapat sehingga memudahkan ayam untuk menghindar, selain itu juga efektif untuk mengunci pergerakan lawan. alternatif lain yang dapat dilakukan untuk melasih otot leher ayam yaitu dengan rajin mengurut ayam. hasil yang didapat setelah ayam sudah berumur dan siap untuk ditarungkan, pukulan-pukulan dari lawan yg diterima ayam bangkok akan dirasa ringan, malahan secara alamiah akan membuat otot leher menjadi lebih kuat dan kokoh.

Membina otot leher ayam harus berkelanjutan dan berkesinambungan, supaya hasil yang didapat akan memperoleh hasil yang maksimal. leher ayam yg terlalu panjang kurang baik karena akan membuat ayam bangkok sulit menghindar dari pukulan lawan. sebaliknya leher ayam yg terlalu pendek, akan membuat ayam sulit untuk mengunci lawan.

Perawatan ayam Bangkok

PERAWATAN "

1. Untuk menghilangkan jamur yang berwarna putih dijengger atau pada kepala ayam setelah diadu.
Ambil minyak jelatah (minyak yang dipakai berulang kali untuk menggoreng)secukupnya
tambah sedikit garam dapur lalu oleskan pada bagian kepala yang putih karena jamur.lakukan
pengolesan 2 x sehari pagi dan sore hari.

2. Untuk memerahkan jengger ayam biar kelihatan lebih mera.
Ambil daun kacang pagar secukupnya peras airnya lalu oleskan ke jenggar ayam.

3. Untuk mencegah jengger ayam setelah diadu supaya tidak ditumbuhi jamur yang berwarna putih.
Ambil daun pare (buahnya pahit) lalu giling dan peras airnya kemudian oleskan pada
jengger ayam yang luka setelah bertarung luka juga cepat kering.

4. Mengeringkan sisik kaki ayam.
Ambil tepung sadah(sadah untuk makan sirih) tambah sedikit
air lalu oleskan pada sisik ayam setiap hari sampai sisik ayam menjadi kering.Bisa juga dibantu
dengan tablet calk(tablet calsium untuk membantu pertumbuhan pada anak-nak).

5. Mempercepat tumbuh bulu,baik untuk masa mabung dan untuk bulu yang tumbuh nyisip.
Berikanlah pada ayam vitamin A yang berupa minyak ikan hiu ditambah vitamin B
komplek.Obat bisa dibeli diapotik.

6. Untuk mengatasi jalu ayam supaya tidak terlalu panjang.
Biasanya orang akan memotong jalu
ayam jika telah berumur atau jalu terlalu panjang,nah kita bisa mengakalinya supaya jalu tidak
terlalu panjang,atau menghambat pertumbuhan jalu sesuai yang kita inginkan.Ambil buah
kentang yang sebesar jempol tangan lalu olesi dengan minyak goreng kemudian dibakar(atur
jaraknya dengan api) setelah panas kentang ditusukkan pada jalu ayam.Lakukan beberapakali
selama tiga hari atau sampai darah didalam jalu membeku maka jalu ayam akan berhenti
pertumbuhannya,ayam akan selalu kelihatan muda.

7. Untuk menjaga kondisi ayam tetap fit.
Berikanlah ayam multi vitamin seminggu sekali, Jemur ayam 2 jam sehari mulai jam 9 sampai jam 11 siang jangan diberi air minum kemudian teduhkan dibawah pohon selama 15 menit baru ayam diberikan air minum.

8. Mengatasi ayam ngorok.
Bersihkan tenggorokkan ayam dengan bulu yang lembut kemudian
berimakan campuran nasi dengan pur(pellet yang dijual) yang telah dibasahi dan dibantu
dengan pemberian multi vitamin.Jauhkan dari sinar Matahari langsung.

9. Mengatasi ayam lumpuh atau ayam yang susah berjalan karena habis berkelahi atau lumpuh
karena dikurung terlalu lama.
Ambil batang serai olesi dengan minyak goreng lalu panaskan
setelah itu urutkan pada kaki ayam yang sakit.Setelah selesai tunggu kira-kira 2 jam kemudian
ayam direnangkan seletih letihnya,lalu ayam dijemur dibawah mata hari langsung lakukan 2 kali
seminggu,bantu dengan pemberian multi vitamin.

10. Untuk memperbaiki penampilan ayam.
Jika ada bulu sayap atau bulu ekor yang patah
sebaiknya dicabut saja. kemudian ayam diberikan minyak ikan hiu dan vitamin B komplek untuk
mempercepat pertumbuhan bulu. Selama masa ini hindari pemberian pakan dengan campuran
nasi.

11. Untuk mempermuda penampilan ayam.
Biasanya ayam yang sudah tua sisik kakinya tebal
dan jelek,untuk mempermuda penampilan ambilah tepung soda kue, kasih sedikit air kemudian
oleskan pada kaki ayam, lakukan beberapakali dilain hari, Maka sisik yang tebal itu akan
terkelupas dengan sendirinya.
Semoga tips perawatan ayam aduan ini bermanfaat untuk anda.

12. AGAR JALU AYAM CEPAT TUMBUH.
Setiap pagi hari sebelum atau sesudah di jemur, oleskan getah BAWANG PUTIH pada jalu dan sekitarnya.

13 AGAR PARUH/PACOK KUAT DAN CEPAT PANJANG.
a. Sering-seringlah oleskan BAWANG PUTIH (agar paruh kuat) dan BELIMBING BESI (untuk paruh cepat panjang).
14. AGAR AYAM MENJADI BERANI/GALAK.
Setiap 3 hari sekali berilah makan SEMUT RANGRANG/CANTANG dengan di campur dengan TERASI MERAH, berikan sebesar Ibu Jari sebanyak 1 butir.
15. AGAR AYAM KEMBALI DOYAN MAKAN.
a. Berilah makan dalaman buah MENTIMUN dan dicampur dengan TERASI MERAH, setelah itu ambil-lah KOTORAN CACING TANAH/KOTORAN KUYU SAWAH, tempelkan pada ujung paruh bagian dalam atas dan bawah.
b. Setiap sore (menjelang idur) suapi dengan parudan Kunyit dan Bawang Merah secukupnya.
16. MENGOBATI AYAM NGOROK.
a. Setiap akan di jemur dan menjelang tidur (jam 7), korokan dengan air hangat, setelah di korokan beri obat TETRACLOR dengan cara di pelurukin (bubuhkan) ke dalam tenggorokannya, dan jangan di kasih minum.
b. Bawang Merah, Kunyit di parud kemudian di kucuri Minyak Kelapa dan kemudian di pepes, seelah matang, Setiap pagi dan sore hari (menjelang tidur), kilik lah (korok) dengan menggunakan bulu ayam yang lembut yang telah di olesi pepes tersebut.
17. MENGOBATI AYAM TURUN URAT.
a. Setiap pagi dan sore hari (ketika akan tidur sekitar jam 7), kompreslah kaki bagian lutut dan betis dengan air godogan SERAI dan JAHE.
b. Setiap pagi dan sore(menjelang tidur), pada kaki yang terkema turun urat , beri ramuan Kunyit, Jahe, Bawang Merah, Serai yang di tumbuk/parud, lalu di balutkan ke kakinya dan kemudian ikat baluran tersebut dengan bujur, jika bisa dengan batang serai yang di cacah(geprek).
18. MENGOBATI AYAM BUBUL.
a. Terlebih dahulu bersihkan telapak kakinya (khususnya yang bubul), keriklah bagian yang bubulnya hingga mengeluarkan sedikit darah, lalu teteskanlah bagian buul itu dengan AIR KERAS.
b. Celupkan kaki yang bubul ke dalam ember yang berisi air hangat dengan di campur seloki pormalin dan sedikit garam.
19. AGAR NAFAS PANJANG
Setiap ayam akan dijemur berilah sebutir Bawang Putih yang telah di parut dan di campur Gula Aren.
20. MEMPERCEPAT TUMBUHNYA BULU SEWAKTU MABUNG.
Pertama-tama berilah/suapi dengan 1 buah Pisang Ambon yang di beri sedikit Ragi, setelah selesai masukan ayam yang mabung tersebut ke Bok yang rapat (kedap udara), setelah 1-2 minggu lamanya, keluarkan ayam tersebut, maka apabila di paut seluruh badannya, seluruh bulunya akan rontog. Kemudian dalam fase pertumbuhan bulu, setiap pagi dan sore hari cukup di beri Minyak Ikan 1 pil sekali minum.
Catatan : dalam pemberian pisang yang telah dicampur Ragi hanya cukup sekali saja, pada waktu akan di masukan kedalam bok.
Selama didalam bok, ayam hanya boleh di beri makan Pur Babi sampai fase pertumbuhan bulu nya selesai.
21. MENGOBATI AYAM YANG KOREP
Korep merupakan penyakit yang menyerang kulit ayam. pada kulit luar akan muncul putih seperti kena bedak. Korep ini berwarna putih, ayam yang terkena korep akan bermuka pucat, jika dipegang maka korep yang berwarna putih itu akan berjatuhan. Apabila kurang dalam perawatan, menjadikan penyakit itu yang menyerang kepala ayam bisa menjalar keseluruh tubuh dan menyebabkan ayam menjadi lemas. Korep ini juga menyebabkan kematian bila sudah menjalar ke seluruh tubuh ayam aduan.
Penyebab
Kurangnya kebersihan dari permukaan kulit ayam, Bisa juga disebabkan pada waktu diadu kurang nya perawatan dalam membersihkan kepala isehingga menyebabkan korep.
Pencegahan
Penanggulangan dapat dilakukan setiap ayam habis diadu atau dicoba, dengan melakukan pembasuhan muka atau permukaan kulit ayam dengan air hangat. Setelah itu berikanlah anti biotic atau alcohol untuk menghindari infeksi dan juga mencegah munculnya korep.
Ingat! Ayam yang terkena korep jangan dimandikan karena akan menjalar ke permukaan kulit yang lain melalui aliran air tersebut, Bila terkena korep maka caranya pengobatanya :

1. Bersihkan dengan sikat halus, hilangkan bintik bintik putih yang akan mudah berjatuhan bila kita gosok dengan kain atau sikat halus.
2. Jemur ayam dibawah terik mathari kira kira hingga ayam keluar minyaknya pada kulit yang terkena korep, atau pori pori akan terbuka
3. Oleskan Albert (obat Korep) ke bagian kulit yang terkena korep, kemudian jemur beberapa saat.
4. Teduhkan ayam ditempat yang tidak terkena matahari langsung.
5. Dalam waktu 3 hari korep ayam akan hilang dengan sendirinya, sehingga ayam bisa dimandikan seperti kebiasaan sehari hari
NB: bila korep sudah terlalu tebal maka cara ini bisa diulangi lagi setiap hari hingga ayam benar benar sembuh dari korep
Adapun cara ke-2 ialah:
Ambillah 1 siung Bawang Merah kemudian diparut, setelah itu campurlah parutan bawang merah tersebut dengan Minyak Leutik (minyak kelapa buatan), jika tidak ada boleh menggunakan Minyak Sayur. Lalu poleslah (balur) bagian yang Korep tersebut.

“PERHITUNGAN UNTUK MENGADU”

Cara menggunakan perhitungan ini dengan melihat warna kaki, sedangkan warna kaki ayam jago ada 3 (tiga) warna.
1. HITAM/BIRU : Mempunyai Naftu – ( 5 )
2. PUTIH : Mempunyai Naftu – ( 7 )
3. KUNING : Mempunyai Naftu – ( 9 )
Naftu warna kaki ayam jago di hitung dengan Naftu Hari dan Pasaran, dan jumlahnya di bagi 3 (tiga), kemudian sisanya di akurkan dengan Watak di bawah ini :
a. Jika sisa 1, jatuh pada KUTHUK, kalahnya dengan KUWUK.
b. Jika sisa 2, jatuh pada KUWUK, kalahnya dengan BELUK.
c. Jika sisa 3, jatuh pada BELUK, tidak akan kalah dengan KUTHUK dan KUWUK.
Contoh : Ngadu pada hari Ahad Wage dengan ayam jago yang kakinya berwarna Kuning dan Putih.
Ahad = 5, Wage = 4, Kuning = 9, jumlahnya = 18. Jatuh pada BELUK.
Ahad = 5, Wage = 4, Putih = 7, jumlahnya = 16. Jatuh pada KUTHUK.
Dari perhitungan ini sudah dapat kita lihat bahwa dalam pertarungan ayam jago antara kaki yang berwarna Putih dengan Kuning , dapat dimenangkan oleh ayam jago yang kakinya berwarna Kuning.

PEMELIHARA’AN AYAM ADUAN

“ PEMELIHARA’AN AYAM ADUAN “

Caloan aduan agar lekas kuat badannya, setiap 7 hari sekali renangkan dalam kolam/empang yang airnya agak dalam. Jika sudah terlihat payah (± 10-15 menit) angkat lalu di umbar selama urang lebih 10 menit kemudian di masukkan dalam kurungan untuk di jemur hingga jam 10:00 – 10:30. Setelah penjemuran selesai maka angkat/pindahkan ke tempat teduh, diamkan beberapa sa’at (± 10 menit) lalu di basuh dengan air, dimulai dari mengilik (korok) tenggorokannya dengan bulu ayam yang lembut dan panjang, tujuannya untuk mengeluarkan lendiran riak yang ada didalam tenggorokannya, dan dilanjutkan dengan membasuh dubur dan seitarnya, lalu bagian lutut, terus ketiak kiri kanan, dada dan leher.. Sekitar jam 11:00, berilah makan. Pada jam 3 sore mandikan tetapi tidak terlalu basah kuyup, sekedar saja, setelah di mandikan maka lepas/umbar sampai jam 5 sore. Setelah pengumbaran maka kurungkan kembali untuk di beri makan, setelah itu lalu dikorokan kembali tenggorokannya untuk mengeluarkan lendiran riaknya, dan bersihkan kakinya lalu di kandangkan.

“PERAWATAN FISIK”

Biasanya diberikan beberapa Training dalam 30 hari, training yang harus diberikan adalah senam pagi antara jam 7 – 8 untuk melatih dan melenturkan otot.

1. TRAINING PAHA DAN LUTUT
Dengan cara, memegang bagian pangkal ekor (kibul) ayam, kemudian di angkat sedikit, hingga ayam berlari di tempat.

2. TRAINING LEHER
Dengan cara memutar leher ayam dengan tangan ke kiri dan ke kanan masing-masing 30 putaran, adapun cara melakuannya sebagai berikut:
a. Badan Ayam di kempit (dekap) dengan tangan kiri sambil memegang pangal leher ayam.
b. Tangan kanan memegang lak-lakannya, atau bisa juga palanya (yang penting jangan sampai mencekiknya).
c. Kemudian putarlah perlahan-lahan ke kiri dan ke kanan, masing-masing 30 putaran.

3. TRAINING PUTAR LEHER
Dengan cara memutar ayam ke kiri dan ke kanan masing-masing 30 putaran, caranya: Taruh lengan tangan pelatih ke pangkal leher ayam lalu putarlah, maka ayam akan terlihat seperti melawan dorongan/putaran tangan si pelatih.

4. TRAINING SAYAP JANTUR
Dengan cara tangan kiri memegang dada dan tangan kanan memegang kibul, kemudian angkat secara bersama’an (jangan terlalu tinggi), tangan kiri mengangkat ke atas, tangan kanan menyentak ke arah depan, maa ayam akan terlihat seperti memukul sambil mengepakan sayapnya. Lakukan training ini sebanyak 30x janturan.

5. TRAINING KAKI
Dengan cara menekan punggung ayam ke bawah dan memiarkan ayam berjalan dengan mendongko, jika ayam tidak mau berjalan maka si pelatih harus mendorongnya agar mau berjalan. Lakukan training ini selama ±5 – 7 menit.

6. TRAINING PERTAHANAN KAKI
Dengan cara mengangkat aya setinggi pundak pelatih (posisi pelatih dalam keada’an jongkok), cara mengangkat ayam:
a. Tangan kiri si pelatih memegang bagian dada ayam.
b. Tangan kanan si pelatih memegang bagian pantan (jari telunjuk dan ibu jari/jempol melingkari kibul ayam).
c. Angkatlah ayam ke atas setinggi pundak pelatih bagian kiri.
d. Lalu dengan perlahan, lemparkanlah ayam ke tanah ke posisi bagian kanan pelatih.
Dari training ini kita dapat melihat kekuatan pertahanan ayam sa’at mendarat ketika berambung/besimprat dengan lawan. Lakukan training ini sebanyak 30x lemparan.

7. TRAINING LARI TEHNIK
Dengan cara, tangan kanan si pelatih memegang bagian kibul (pangkal ekor) ayam, di mulai dari posisi kanan, ayam di dorong ke arah kiri, maka ayam akan lari, ketika sampai ke posisi kiri, tangan kiri si pelatih dengan segera memutar balik arah kepala ayam, agar lari ayam kembali ketempat semula, lakukan lah yang sama, ketia ayam telah kembali ke tempat awal lari (kiri dan kanan), buat jalur putaran lari seperti membentuk angka “ 8 “, lakuan training ini sebanyak 30x putaran.

8. TRAINING PAHA DAN BADAN
Posisi si pelatih dalam keada’an nongkrong atau jongkok, tangan kanan si pelatih memegang bagian samping dada atau bawah ketiak. Dimulai dari posisi sebelah kanan, semparlah ayam ke sebelah kiri (ayam akan lari menyamping), lalu terima dengan tangan kiri dan kemudian semparkan kembali ke kanan, lakukan training ini sebanya 30x semparan. Catatan, jangan sampai pangkal paha ayam terena tekanan/sentuhan keras dari salah satu jari tagan si pelatih, arna bisa menyebabkan ayam sakit sa’at berjalan.
Setelah training selesai, ayam di lepas untuk melemaskan otot-ototnya selama 5 menit, kemudian ayam di korokin untuk membersihkan lendiran dahak/riak yang ada di tenggorokannya, adapun alat untuk korokannya adalah bulu ayam yang agak panjang dan lemas (tidak kasar dan kaku/tajam, biasanya terdapat pada bulu ekor ayam betina), setelah pengorokan selesai, basuh bagian bagian-bagian tertentu dengan air Menciduk airnya dengan menggunakan spoon atau kapas, adapun bagian-bagian yang di basuh adalah:
1. Pantat (dubur) dan sekitarnya.
2. Lutut kiri dan kanan.
3. Ketiak kiri dan kanan.
4. Dada.
5. Leher.
Setelah semuanya selesai, maka lepaskan sebentar kurang lebih 3 menit. Setelah itu berilah makan sedikit, (±1 sendo makan) dan minuman 3 tegukan. Setelah semuanya selesai lalu jemurlah 2 atau 2,5 jam. Setelah penjemuran selesai maka angkat/pindahkan ke tempat teduh, diamkan beberapa sa’at (±10 menit) lalu di basuh dengan air, dimulai dari mengilik (korok) tenggorokannya dengan bulu ayam yang lembut dan panjang, tujuannya untuk mengeluarkan lendiran riak yang ada didalam tenggorokannya, dan dilanjutkan dengan membasuh dubur dan seitarnya, lalu bagian lutut, terus ketiak iri anan, dada dan leher.. Sekitar jam 11:00, berilah makan. Pada jam 1 siang umbarlah hingga jam ½ 5 sore. Setelah pengumbaran maka kurungkan kembali untuk di beri TRAINING LARI, adapun training lari ini menggunaan ayam untulan, caranya:
Masukan ayam yang menjadi untulan ke dalam kurungan yang kecil, kemudian, masukan kurungan kecil tadi ke dalam kurungan yang ukurannya lebih besar, setelah itu biarkan ayam jago yg akan di training mengitari kurungan tadi hingga ayam akan berlarian mencari lubang untuk menemukan ayam untulan. Lakukan training ini ±10-20 menit.
setelah training lari selesai lalu lepaskanlah untuk mengendorkan otot-ototnya selama ± 5 menit, kemudian dikorokan kembali tenggorokannya untuk mengeluarkan riaknya, dan berilah makan sekenyangnya, jika sudah selesai makan maka bersihkan kakinya lalu di kandangkan.

“ SA’AT-SA’AT ABARAN “

Ayam Jago yang calon aduan, setiap 20 hari sekali di coba/di abar (sering) selama 1 Aeran (10-15 menit) sampai mengeluarkan sedikit darah, tujuannya untuk melatih tarungnya dan keberanian Ayam. Adapun trik pengabaran sebagai berikut :
1. Ayam yang sudah siap mendapat perawatan dan abaran, jika usia ayam minimalnya umur 6 bulan.
2. Pada ayam untulan pilihlah ayam tekhnik, jangan ayam pukul atau jalu, dan pilih ayam yang bandel (tidak mudah keok/jerih) serta tangkas (gesit). bungkuslah kaki dan jalunya, serta pada paruhnya (atas dan bawah) bungkuslah dengan solasih atau lakban.
3. Pada ayam rawatan disamakan dengan ayam untulan, yaitu, bungkuslah jalu, kaki dan paruhnya.
4. Pada sebulan kemudian (abaran yang ke-5), ayam untulan jangan ada yang di bungus, dan jika ada jalunya, maka lepaskan jalunya (bungkus), ayam rawatan jangan ada yang di bungkus, baik paruh, jalu dan kakinya.
Dari trik abaran ini, kita dapat lihat perubahan pada ayam rawatan, baik dari pukul dan cara bertempurnya.